oleh

KH Ma’ruf Amin, Yakin Indonesia Dapat Jadi Pemimpin Dalam Industri Wisata Halal Di Tingkat Global

Jakarta – Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin, yakin Indonesia dapat menjadi pemimpin dalam industri wisata halal di tingkat global, dengan berbagai potensi keragamanan daerah tujuan wisata unggulan yang dimiliki.

“Dengan kekayaan jumlah dan keragaman daerah tujuan wisata unggulan yang kita miliki, saya optimistis Indonesia berpotensi menjadi pemimpin dalam pariwisata halal tingkat dunia,” kata dia, dalam acara peluncuran Gerakan Sehat dan Sejahtera dengan Berwisata melalui konferensi video dari Jakarta, Selasa.

Baca Juga  Kadiv Humas Jelaskan Virtual Police Bekerja Untuk Ciptakan Medsos Bersih Dan Sehat

Wisata halal, kata dia, merupakan salah satu sektor penting dalam kebangkitan perekonomian nasional dari sektor pariwisata, khususnya setelah terdampak pandemi Covid-19.

“Wisata halal menjadi salah satu sektor penting tidak saja dalam pengembangan ekonomi syariah, tapi juga bagi kebangkitan kembali pariwisata Indonesia,” jelasnya.

Terkait dengan pengembangan ekonomi syariah, melalui wisata halal, Wapres mendorong berbagai pemangku kepentingan industri pariwisata untuk meningkatkan literasi masyarakat.

“Kita harus terus berupaya meningkatkan literasi masyarakat mengenai konsep wisata halal, yaitu pemenuhan fasilitas layanan halal yang ramah bagi wisatawan muslim,” katanya.

Baca Juga  Makam Sunan Kudus Ditutup Sementara

Oleh karena itu, melalu peluncuran Gerakan Sehat dan Sejahtera dengan Berwisata, dia berharap para pelaku industri pariwisata di berbagai daerah dapat kembali bangkit, sehingga dapat berkontribusi bagi pemulihan ekonomi nasional.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia, Riyanto Sofyan, mengatakan, penanggulangan Covid-19 di Indonesia yang berjalan baik memberikan dampak pada peningkatan kegiatan wisata masyarakat.

Baca Juga  Pengurus DPD INTANI Provinsi Banten Periode 2021-2024 Resmi Dilantik

Dia berharap Gerakan Sehat dan Sejahtera dengan Berwisata turut mendukung upaya pemerintah dalam menangani dampak pandemi Covid-19, khususnya di bidang pariwisata.

“Ini pada dasarnya bersifat kampanye untuk mendukung program Pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional, untuk meningkatkan kepedulian masyarakat, untuk peduli pada gaya hidup sehat, salah satunya melalui gaya wisata wellness tourism,” ujar dia.

(*/cr2)

Sumber: antaranews.com

News Feed