Dua Sekolah Menengah Atas (SMA) dan satu Sekolah Menengah (SMP) di Kota Tangerang ditutup sementara oleh Dinas Pendidikan Dindik Banten dan Kota Tangerang. Ada warga sekolah yang terkonfirmasi positif Covid 19 berdasarkan random surveillance yang dilakukan.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Banten Tabrani saat dihubungi media, Senin (24/1/2022) dilansir beritasatu.com.
“Ada dua SMA yang ditutup sementara selama dua minggu karena ada warga sekolah yang terpapar Covid-19 yakni SMAN 7 Kota Tangerang dan SMA Yuppentek 1 Kota Tangerang, hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah dan pendidikan,” ungkap Tabrani.
Untuk kasus di SMAN 7 Kota Tangerang, setidaknya ada sembilan orang yang dikonfirmasi terpapar Covid-19. Sementara itu, di SMA Yuppentek 1 Kota Tangerang, terdapat lima siswa terpapar Covid-19.
“Yang di SMAN 7 Tangerang ada 3 siswa dan 6 guru yang terkonfirmasi Covid-19. Itu setelah di tes antigen ternyata reaktif. Kalau yang di SMA Yuppentek 1 Tangerang ada 5 siswa yang terkonfirmasi Covid-19 dan kedua sekolah itu langsung ditutup sementara selama 2 minggu dan kembali menjalani pembelajaran daring,” kata Tabrani.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Dini Anggraeni juga menyebut ada salah satu sekolah di tingkat SMP di wilayah Kota Tangerang yang ditutup.
“Ada satu sekolah yang kita tutup sementara karena ada warga sekolah yang terkonfirmasi Covid-19. Ini didapat dari hasil surveilans yang kita lakukan. Saat ini sekolahnya juga sudah menjalani PJJ,” kata Dini tanpa menyebut SMP dan jumlah warga sekolah yang terpapar Covid-19.(*/cr2)











